Taekwondo merupakan seni bela diri Korea tertua yang berasal dari sebuah penggabungan dari gaya pertempuran bersenjata yang dikembangkan oleh tiga kerajaan Korea saingan dari Goguryeo, Silla dan Baekje, di mana pemuda dilatih dalam teknik tempur bersenjata untuk mengembangkan kekuatan, kecepatan, dan keterampilan bertahan hidup. Yang paling populer dari teknik ini adalah subak, dengan taekkyeon yang paling populer dari segmen subak.

Mereka yang menunjukkan bakat sejak lahir yang kuat dipilih sebagai trainee dalam korps prajurit baru khusus, yang disebut Hwarang. Pelatihan militer mereka termasuk program perang yang melibatkan pedang dan memanah, baik di atas kuda dan berjalan kaki, serta pelajaran di taktik militer menggunakan subak memerangi prajurit bersenjata.

Meskipun subak adalah seni berorientasi dengan menggunakan kaki di Goguryeo, pengaruh Silla menambahkan teknik tangan untuk praktek subak.

Taekwondo mulai berkembang di Indonesia pada tahun 70-an , saat itu aliran yang paling terkenal adalah yang aliran Taekwondo yang berafiliasi ke ITF ( International Taekwondo Federation ) yang bermarkas besar di Toronto Kanada, aliran ini dipimpin dan dipelopori oleh Gen. Choi Hong Hi, kemudian sesuai perkembangan zaman berkembang juga aliran Taekwondo yang berafiliasi ke WTF ( The World Taekwondo Federation ) yang berpusat di Kukkiwon, Seoul, Korea Selatan dgn Presiden Dr. Un Yong Kim .

dobook taekwondo

Pada saat mulai berkembang, Taekwondo Indonesia yang masing – masing mempunyai aliran Taekwondo yang berbeda organisasi ditingkat nasional yaitu Persatuan Taekwondo Indonesia ( PTI ) yg berafiliasi ke ITF dipimpin oleh Letjen. Leo Lopolisa dan Federasi Taekwondo Indonesia ( FTI ) yg berafiliasi ke WTF dipimpin oleh Marsekal Muda Sugiri .

Sesuai perkembanganya Taekwondo Indonesia sesuai hasil dari Munas Taekwondo Indonesia I pada Tanggal 17 – 18 September 1984 menetapkan Letjen. Sarwo Edhie Wibowo ( Alm. ) sebagai Ketua Umum Taekwondo Indonesia periode 1984 – 1988, maka era baru Taekwondo Indonesia yang bersatu dan kuat serta solid dimulai. Selanjutnya Taekwondo Indonesia dipimpin oleh beberapa tokoh yang telah berjasa memimpin seperti Soeweno, Harsudiyono Hartas, dan oleh Letjen ( Mar ) Suharto.

Kemudian dilanjutkan oleh bapak Letjen TNI (Purn) Marciano Norman. Pada periode 2015 – 2019 Dan Saat sekarang ini pergantian Tahun periode kepemimpinan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia PBTI di Nakhodai oleh Bapak Letjen TNI (Purn) H.M. Thamrin Marzuki S.Sos sesuai hasil Munas IX Taekwondo Indonesia 2019 di Maja House Hotel, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/4/2019). 

Saat ini Taekwondo Indonesia telah berkembang di seluruh propinsi di Indonesia dan diikuti kurang lebih dari 200.000 lebih anggota tersebar di seluruh Indonesia. angka ini belum termasuk yang tidak secara aktif berlatih.

Taekwondo telah dipertandingkan sebagai cabang olahraga resmi di arena PON, dan arena kejuaraan baik bersifat regional , maupun terbuka di setiap daerah seperti open Tournament yang bagi siapa saja boleh membuka kejuaraan dan mengikuti kejuaraan baik kelompok usia dini, junior dan senior di seluruh Indonesia.

Demikianlah sejarah Singkat tentang Taekwondo Indonesia semoga menambah wawasan kita tentang sejarah taekwondo Indonesia.

Banggood WW

Hosting Unlimited Indonesia

Glasseslit WW