Di Indonesia, pasti sudah kenal dengan taekwondo. Seni bela diri taekwondo sudah sangat populer di Indonesia mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Tempat latihannya juga sudah ada di banyak daerah di Indonesia. Bukan hanya seni bela diri saja, taekwondo juga menjadi olahraga yang banyak diperlombakan hingga ke olimpiade. Sebelum mengikuti perlombaan, tentu para pemula taekwondo perlu memulainya dari awal hingga naik tingkat dengan materi ujian taekwondo sabuk putih.

Materi ujian taekwondo sabuk putih tidaklah sulit. Pada materi tersebut diajarkan teknik dari gerakan gerakan dasar yang perlu dikuasai bagi seorang taekwondoin untuk menuju tingkat sabuk taekwondo berikutnya. Gerakan gerakan dasar tersebut akan selalu digunakan pada beberapa teknik yang ada pada taekwondo. Gerakan tersebut meliputi tendangan, pukulan, tangkisan, serta jurus. Untuk itu, Anda perlu melatihnya dengan baik dan benar agar menguasainya sempurna.

Wajib Tahu! Materi Ujian Taekwondo Sabuk Putih. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai apa saja materi dari ujian kenaikan tingkat taekwondo sabuk putih untuk naik ke sabuk kuning. Materi ujian taekwondo sabuk putih yang biasa diujikan antara lain: kuda kuda, teknik gerakan dasar seperti tendangan, pukulan, tangkisan, dan jurus. Lalu apabila seorang taekwondoin bisa menguasai materi tersebut dengan sangat baik, maka ada kesempatan untuk bisa mendapatkan double promotion atau naik 2 tingkat menjadi kuning strip.

Teknik Kuda-Kuda (Seogi)

Teknik kuda kuda taekwondo menjadi materi dasar yang diujikan dalam ujian kenaikan tingkat pada sabuk putih menuju sabuk kuning. Kuda kuda dasar yang wajib dikuasai oleh taekwondoin sabuk putih yaitu:

  • Ap Koobi. ✔️ Gerakan kuda kuda Ap Koobi biasa disebut juga dengan gerakan kuda kuda langkah panjang. Kedua kaki diposisikan membuka selebar baju dan untuk lutut depan ditekuk, semetara itu untuk lutut belakang dalam keadaan lurus. Selain posisi kaki, badan juga diposisikan tegak lurus menghadap ke depan.
  • Joochoom Seogi. ✔️ Pada gerakan Joochoom Seogi mengharuskan seorang taekwondoin untuk melakukan kuda kuda dengan posisi kedua kaki sejajar dan mengarah ke samping. Posisi kaki tersebut diarahkan selebar satu setengah bahu dan untuk posisi telapak kaki lurus menghadap ke depan. Pada lutut, posisinya ditekuk dan posisi badan juga tegak lurus menghadap ke depan.
  • Kyorugi Joonbi. ✔️ Gerakan kuda kuda ini dilakukan untuk kondisi fighting. Jadi, kyorugi sendiri merupakan latihan yang dilakukan untuk mengaplikasikan teknik gerakan dasar. Di sini, terdapat dua orang yang saling bertarung dengan mempraktekkan teknik serangan dan teknik pertahanan.

Teknik Tendangan (Chagi)

Taekwondo terkenal akan teknik tendangannya yang ditakuti. Biasanya, pelajaran yang paling sering diajarkan pada taekwondo selain gerakan dasar adalah gerakan tendangan sebagai serangan. Apabila sudah menguasai teknik kuda kuda yang baik, maka seorang taekwondoin pemula akan diuji mengenai teknik tendangannya. Adapun teknik tendangan yang diuji antara lain Ap Chagi, Ap Chaoligi, dan Dwi Chaoligi. Berikut merupakan penjelasan dari ketiganya:

  • Ap Chagi. ✔️ Teknik tendangan ini dilakukan dengan menyentakkan kaki ke depan dengan sasaran yang dituju yaitu perut dan kepala. Teknik dasar ini perlu dimaksimalkan agar memperoleh nilai yang sempurna.
  • Ap Chaoligi. ✔️ Teknik Ap Chaoligi merupakan teknik tendangan dengan mengayunkan kaki belakang ke arah depan seperti ketika sedang mencangkul. Jadi, gerakan mencangkul ini dilakukan oleh kaki dan tepatnya oleh telapak kaki dengan sasarannya yaitu ke arah kepala lawan.
  • Dwi Chaoligi. ✔️ Tendangan ini dilakukan dengan cara mengayunkan kaki depan yang diarahkan ke belakang. Jadi, teknik tendangan ini merupakan kebalikan dari teknik tendangan Ap Chaoligi.

Teknik Tangkisan (Makki)

Tidak hanya teknik tendangan yang menggunakan kaki, pada ujian taekwondo juga akan diujikan mengenai teknik tangan. Salah satunya yaitu teknik tangkisan atau Makki. Berikut materi ujian taekwondo sabuk putih untuk materi tangkisan:

  • Arae Makki. ✔️ Teknik Arae Makki merupakan teknik tangkisan yang diarahkan ke bawah. Tujuannya yaitu untuk menangkis tendangan lawan agar tidak mengenai sasaran yang ia targetkan.
  • Arae Hecho Makki. ✔️ Teknik tangkisan ini merupakan teknik tangkisan bawah menggunakan kedua tangan. Menangkis dengan kedua tangan diharapkan bisa lebih kuat untuk bertahan dan tidak memberi ruang kepada lawan untuk melakukan serangan kepada kita.
  • Eolgol Makki. ✔️ Tangkisan Eolgol Makki dilakukan ke atas atau diarahkan ke kepala. Hal ini dilakukan untuk melindungi kepala kita dari serangan lawan yang mengincarnya.

Teknik Pukulan (Jireugi)

Tidak hanya menangkis, dalam taekwondo juga diajarkan untuk menyerang yaitu dengan memukul. Teknik pukulan ini diperlukan sebagai serangan terhadap lawan. Cara inilah yang digunakan untuk melumpuhkan lawan agar Anda bisa mengalahkannya. Walaupun taekwondo terkenal akan tendangannya, namun tidak melupakan teknik pukulan yang menjadi teknik dasar dalam berlatih taekwondo. Adapun beberapa teknik pukulan yang menjadi materi ujian taekwondo sabuk putih yaitu:

  • Arae Jireugi. ✔️ Teknik Arae Jireugi dilakukan untuk memukul ke arah bawah dari lawan. Jadi, ketika kita sedang menyerang dan mendapati kebuntuan nilai maka Anda bisa melakukan serangan pukulan ke daerah bawah lawan.
  • Momtong Jireugi. ✔️ Teknik pukulan ini dilakukan mengarah ke tengah badan atau tepat menuju ulu hati. Jika pukulan ini tepat mengenai sasaran, maka lawan bisa lumpuh seketika.
  • Eolgoul Jireugi. ✔️ Eolgoul Jireugi adalah teknik pukulan yang arah tujuan atau sasarannya berada di atas atau berada di area kepala lawan.

Jurus (Poomsae)

Jika ketiga materi dasar atau teknik gerakan dasar di atas sudah lulus, maka selanjutnya akan diujikan jurus atau poomsae. Jurus yang diujikan kepada para taekwondoin sabuk putih adalah Kibon 1 atau II Jang, dan Kibon 2 atau I Jang. Jadi sebelum materi ini diujikan, maka para taekwondoin sabuk putih diharapkan untuk mempersiapkannya secara matang. Hal ini dilakukan agar ketika sedang dalam tahap ujian, bisa melakukan teknik jurus ini dengan sempurna.

Sekian pembahasan mengenai materi ujian taekwondo sabuk putih yang perlu Anda ketahui. Anda perlu melakukan latihan tentang materi materi dasar yang diajarkan untuk sabuk putih. Jadi ketika ujian taekwondo sabuk putih, maka Anda bisa melewatinya dengan sempurna. Kunci sukses yang harus dipegang oleh taekwondoin adalah semangat, konsentrasi, percaya diri, dan penuh tenaga. Dari ke empat kunci tersebut apabila Anda menguasainya, maka ujian bisa terlewati dengan baik.
Selain pada materi di atas, terdapat beberapa hal yang biasaya diperhatikan juga oleh penguji yaitu cara memakai sabuk yang benar. Selain itu, seragam yang digunakan juga harus sesuai termasuk badge yang wajib berada pada tempatnya. Selanjutnya Anda tidak diperkenankan untuk mengenakan aksesoris tambahan, seperti gelang, jam tangan, kalung, dan aksesoris lainnya. Jika Anda mengenakan aksesoris tambahan tersebut, ditakutkan akan mengganggu Anda ketika melakukan gerakan.

Berlatih dan bergabung kepada Instruktur Taekwondo atau Doojang Taekwondo di Lokasi Domisili anda?

Cek Profil masing masing Doojang disini untuk Rekrutment member

Atau Ingin Belajar Mandiri di rumah secara online Berlatih via Tutor Materi Atau Berlatih Via Tool Lessons atau Instruktur DRCTI di kelas Course. Daftar Ujicoba 45 hari Trial. 👇

Banggood WW

Hosting Unlimited Indonesia

Glasseslit WW

Tinggalkan Balasan